Hit enter after type your search item
img

Jenis-Jenis Motherboard dan Komponennya

/
/
/
8 Views

Jenis-Jenis Motherboard – Di era teknologi yang sekarang ini semakin canggih membuat Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan penggunaan komputer dalam aktivitas sehari-hari. Ya, saat ini hampir di semua sektor pekerjaan membutuhkan perangkat komputer guna memudahkan pekerjaannya. Tentunya setiap komponen yang terdapat pada komputer ini memiliki fungsi yang saling berkaitan satu sama lain dan dapat memengaruhi kinerja dari komputer itu sendiri.

Hal ini karena apabila terdapat satu komponen yang rusak ataupun tidak ada, maka komputer tidak dapat berjalan dengan semestinya. Entah itu tidak bisa nyala dan sebagainya. Oleh karena itulah, setiap komponen pada komputer harus terpasang dengan baik supaya kinerja komputer menjadi lebih maksimal. Salah satu komponen penting yang ada pada komputer adalah CPU atau Central Prcessing Unit yang merupakan inti dari sebuah komputer.

Kemudian ada pula komponen bernama motherboard yang kerap diibaratkan sebagai tulang belakang dari komputer. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah CPU ini, tapi sebagian orang tentu tidak terlalu familiar dengan istilah motherboard. Baik itu fungsi maupun bentuknya. Jika Anda membongkar komputer, maka Anda akan menemukan papan seperti sirkuit dengan ukuran besar dan terdiri dari berbagai macam komponen. Itulah yang dinamakan motherboard.

Jenis-Jenis Motherboard

Bagi Anda yang ingin lebih tahu mengenai motherboard, berikut ini akan dijelaskan mengenai sebrba-serbi motherboard, mulai dari pengertian hingga jenis-jenis motherboard. Jadi, jangan lewatkan penjelasan di bawah ini, ya.

Pengertian Motherboard

Motherboard sendiri adalah suatu PCB atau Printed Circuit Board yang berfungsi sebagai tulang belakang komputer. Motherboard ini digunakan untuk menopang berbagai komponen lain, seperti port USB, CPU, slot PCI, dan juga slot RAM. Apabila keseluruhan komponen tersebut telah terpasang, maka motherboard dapat mengontrol komponen lainnya. Mulai dari mouse, hard drive, keyboard, dan DVD drive. Motherboard inilahh yang membuat komputer dapat bekerja dengan baik.

Lebih lengkap silakan baca pengertian motherboard.

Fungsi Motherboard

Tidak hanya menjadi tulang belakang dan juga penopang daripada komponen lainnya dari sebuah komputer. Salah satu contohnya adalah motherboard berfungsi untuk mengatur kode basic pada output ataupun input system yang terdapat di ROM. Sistem tersebut merupakan suatu firmware yang tidak dapat hilang meskipun komputer dalam keadaan mati dan juga tidak bisa diubah menggunakan sistem operasi normal.

Tidak hanya itu saja, motherboard juga memiliki fungsi sebagai penghubung berbagai perangkat eksternal, seperti mouse, keyboard, printer, hardisk eksternal, jack audio, flashdisk, dan berbagai perangkat lainnya. Melalui slot-slot USB yang terdapat pada motherboard itulah, seluruh perangkat eksternal dapat terpasang dan bekerja sesuai dengan fungsinya. Adapun penambahan perangkat eksternal ini bisa membantu untuk meningkatkan kinerja komputer guna memenuhi kebutuhan penggunanya.

Jenis-Jenis Motherboard

Dalam dunia perkomputeran, motherboard tidak hanya satu jenis saja, tetapi ada jenis-jenis motherboard lain yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Di bawah ini adalah enam jenis motherboard dan kegunaannya.

Motherboard Advanced Technology

Jenis motherboard yang sering disebut AT ini adalah sebuah motherboard yang pertama kali diluncurkan oleh perusahaan IBM tahun 1980an dan kemudian digunakan secara umum. Sebagai motherboard pertama yang digunakan pada perangkat komputer, jenis ini memiliki bentuk yang lebih besar dan tidak dapat digunakan pada desktop mini. Hal tersebut tentunya sesuai dengan komputer pada zaman dulu yang memiliki ukuran besar.

Walaupun memiliki bentuk fisik yang besar, tetapi jarak tata letak tiap komponennya terlalu dekat sehingga mengakibatkan pengguna komputer sulit untuk melakukan instalasi. Motherboard AT pernah menjadi sebuah terobosan teknologi yang canggih pada masanya. Akan tetapi, saat ini sudah sangat jarang digunakan karena sudah tergantikan dengan jenis motherboard lainnya.

Motherboard Advanced Technology Extended

Setelah meluncurkan motherboard AT, perusahaan IBM kembali memperkenalkan jenis baru, yaitu motherboard ATX yang diluncurkan pada tahun 1990an. Tentu saja motherboard ATX ini berperan sebagai pengganti dari motherboard AT. Secara tampilan, motherboard ATX memiliki ukuran yang lebih kecil dan jarak antara komponen lebih renggang sehingga memudahkan proses instalasinya. Hingga saat ini motherboard ATX masih banyak digunakan pada beberapa jenis komputer.

Motherboard Micro-ATX

Micro-ATX adalah jenis motherboard yang memilki peran sama seperti motherboard ATX. Hanya saja yang membedakan adalah ukuran Micro-ATX yang lebih kecil dengan tujuan untuk mengurangi jumlah slot input atau output pada motherboard.

Motherboard Low Profile Extended

Jenis motherboad ini digunakan pada casing low profile atau slimline dan diciptakan tahun 1990an. Tujuan dari pembuatan motherboard LPX adalah untuk mengurangi penggunaan space ruang pada motherboard dan juga menghemat biaya instalasi. Akan tetapi, motherboard ini kini sudah tidak efektif lagi untuk digunakan.

Motherboard Balanced Technology Extended

Motherboard BTX adalah salah satu jenis motherboard terbaru yang diciptakan dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan daya dan juga panas berlebih pada perangkat komputer. Desain motherboard BTX ini jauh berbeda dengan jenis sebelumnya karena tidak mengikuti bentuk fisik seperti motherboard lainnya. Oleh karena itu, motherboard BTX merupakan terobosan terbaru yang lebih efektif digunakan saat ini. Namun sangat disayangkan jenis ini belum terlalu familiar dan tidak banyak digunakan pada komputer.

Motherboard Mini-ITX

Jenis Mini-ITX adalah motherboard yang diluncurkan pada tahun 2001 oleeh VIA Technologies. Motherboard ini dirancang dengan ukuran kecil, yaitu 17 x 17 cm dan lebih ramah daya. Karakteristiknya yang hemat penggunaan daya ini mampu membuat komputer tidak menimbulkan panas yang berlebihan. Hingga saat ini motherboard Mini-ITX masih digunakan, tetapi hanya pada komputer berukuran kecil saja.

Komponen Motherboard

Setelah mengetahui beberapa informasi mendasar tentang motherboard, alangkah baiknya juga untuk tahu tentang komponen utama perangkat ini. Berikut ini adalah berbagai komponen yang terdapat pada motherboard.

CPU Socket

CPU Socket merupakan tempat dimana processor terpasang. Dalam memilih processor, Anda harus memastikan jika processor tersebut bisa terpasang baik di socket mobo Anda.

Slot RAM

Slot RAM ini terletak bersebelahan dengan proses dan memiliki lebih dari satu slot. Persis seperti processor, Anda juga harus memperhatikan jenis RAM yang dapat mendukung motherboard.

Chipset

Chipset bertugas sebagai penghubung antara arus dengan buses dan komponen eksternal. Selain itu, chipset juga menjadi tolak ukur daripada kemampuan sebuah motherboard.

BIOS

BIOS adalah chip yang berfungsi menyimpan software supaya dapat mengelola sistem operasi dan hardware. BIOS juga berfungsi untuk memproses booting dan melakukan pengecekan pada hardware dan system sebelum masuk ke sistem operasi.

Power Connector

Komponen yang satu ini berfungsi sebagai penghubung motherboard dengan power supply supaya mendapatkan pasokan listrik. Power connector pada sebuah motherboard biasanya berjumlah 20-24 pin.

I/O Port

Komponen merupakan sekumpulan input dan output yang terdapat pada data komputer serta terdiri dari berbagai bagian, seperti Lan, USB, VGA, dan lain-lain.

Itulah penjelasan mengenai pengertian, fungsi, jenis-jenis motherboard, dan berbagai komponennya. Dengan menyimak penjelasan di atas, tentunya Anda menjadi semakin paham dengan salah satu komponen pada komputer ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar